Jumat, 01 April 2011

KEMATIAN BOCAH KALAP

 Aku datang dengan pasukan yang mencintai kematian sebagaimana kalian (pasukan Romawi) mencintai kehidupan

Khalid bin Walid kepada Pasukan Romawi


Final Destination, Sebuah film yang mengisahkan tentang seseorang yang dikejar kejar oleh kematian . Menjadi mengerikan kalau kita terhindar dari proses kematian melalui serangkaian kejadian  namun akhirnya  kematian menghampiri kita  dengan cara yang kita  tidak pernah, dan tak akan pernah kita mengerti .
Lelly seorang pendidik disebuah sekolah ternama di Ibukota propinsi, berdiri kaku, gemetar ketakutan. Dihadapannya membujur kaku sahabatnya, Mira, karena sebuah kecelakaan. Air mata tumpah tak sanggup membangkitkan jenazah  sahabatnya.

Pagi itu seperti  pagi sebelumnya, Mereka berangkat ke tempat mengajar bersama sama. Mira selalu menjemput Lelly dengan sepeda motor. Namun pagi itu Lely merasakan penyakit yang dideritanya, migrain akut, membuat dia menghubungi Mira " Dik ,katanya, aku ditinggal saja . Beritahukan kepada kepala sekolah bahwa aku tidak dapat mengajar. Aku agak nggak enak badan." 
Mira diseberang bertanya, "ada apa, Mbak ? . Kamu kambuh lagi ya. Mau ke dokter ? "
Lelly pun mengatakan bahwa ia ingin pulang ke kampung untuk  istirahat sehari dua
Meski sedikit pusing Lelly menyiapkan segala sesuatu untuk kepulangannya. Dia memesan tiket bus jurusan Bandung untuk keberangkatan esok hari. Sore harinya dia meminta kakak sepupunya untuk mengambil ticket sekaligus  mengunjungi dokter. 
Ticket sudah ditangan, dia mendaptkan tempat duduk sesuai pesanannya. Nomer empat, persis dibelakang bapak sopir. Dalam perjalan ke dokter, suara HP berdering. Suara Ibu Suci, teman mengajarnya, '" hallo, suara dari seberang, bu Lelly? "
"Ya, ada apa bu ? tanyanya, Ibu ditunggu teman teman di RSUD , sambungnya, Ibu Mira kecelakaan tadi pagi "
Lemas seluruh sendinya, Ibu Mira teman dekatnya kecelakan . ' Ya , saya segera kesana" Jawabnya
Lelly meemohon kakak sepupunya  melaju ke RSUD. Rusuh hatinya,  Semoga Mira tidak mengalami kejadian yang serius.Tadi pagi Mira mengajak berangkat bersama ke sekolah.
Di serambi RSUD lelly menanyakan ruangan tempat Ibu Mira dirawat " Ibu, saya sudah didepan RSUD ? "  Dari HP ibu Suci terdengat suara sesenggukan. Lelly  bertambah cemas ." Di Ruang apa  bu.?" Masih dengan sesunggukan  Ibu  Suci berkata lirih, Inna Lillahi Wa Inna Ilahi Rojiun "
Lely pun terduduk lemas di serambi RSUD.
Keterkejutan Lelly berlanjut. Selepas mengantar  kepergian sahabatnya. Lelly duduk termenung. "Alhamdullilah, aku masih diberi umur panjang. Seandainya aku berangkat bersama Mira pagi itu ,bisa jadi aku sudah tak bernyawa lagi.  Mira yang selalu  menampung segala keluh kesahnya. Mira yag mengajari bagaimana bersikap sabar dan tawakal menghadapi penyakitnya. Mira , sahabat yang siap menjemput dan mengantar kemanapun dia pergi. 
"Permissi, Maaf apa benar ini alamat Ibu Nur  Laily" Seseorang dari balik pagar mengejutkan lamunanaya.
" Ya, benar, Jawab Lelly, apa yang bisa saya bantu ?"
"maaf, saya bisa bertemu dengan Ibu atau saudaranya Ibu  Nur Laily " Lelaki itu bersungut sungut , seakan ada hal yang penting yang ia ingin sampaikan.
Curiga Lelly  balik bertanya, "ada apa ?,  Ibu sedang pergi , Leely berbohong, nanti saya sampaikan pesan bapak."
"Aduh , gimana ya, lelaki itu sedikit cemas , sambunya, saya dari PO Niagara . Pagi ini , Menjelang subuh terjadi kecelakaan PO Niagara jurusan Bandung. Sebelumnya saya minta maaf, kecelakaan itu terjadi selepas kota Girebon." Empat belas orang meninggal dunia"
Leely mulai bisa menebak maksud kedatangan orang ini namun  kepalanya mulai berkunang kunang
Lelaki itu meneruskan" Salah Satu korbanya adalah  Ibu Nur lalily. Itu bedasatkan manifest penumpang di PO kami. Lely melihat laki laki itu  tertunduk sementara kepalanya terasa berat, dadanya berdegup kencang, napasnya putus putus mencari oksigen . Dia berusaha unuk tidak terjatuh dengaan bersandar pada pintu pagar  namun dia tak kuat menahan rasa pusingnya . Lelly pun jatuh tak sadarkan diri.


Toni, kakak keponakan Lelly, komat kamit sebisanya mengucapkan doa. Dokter telah memutuskan untuk melakukan operasi di kepala Lelly. Ditemukan dua benjolan di bagian depan dan belakang otak  Leely. Dihadapan, Lelly , adik keponakannya terbaring lemas. Matanya nanar menatap kosong.
"aku nggak apa apa, kan ?" tanyanya pelan, hampir tak bersuata." Ibu sudah di beri tahu ?"
Toni tak sanggup membayangkan betapa  terluka adiknya. Dia memutar membelakangi adiknya " ya Allah , cobaan apa lagi yang Engkau timpakan kepada adikku ini" keluhnya dalam hati. Barusan dia diberi kabar dari Cikeusik. Berita itu sungguh tak masuk akal. Kedua orang tua Lelly,  Om serta Tantenya meninggal secara mengenaskan karena kerusuhan sara.  Rumah omnya dibakar oleh sekelompok orang .
Seandai Leely jadi pulang, bisa jadi Lelly menjadi korban dari orang orang yang tak berperi kemanusian itu.
Tony terisak tak bisa menjawab. Matanya merah, perasaan tak karuan, sedih, marah, haru bercampur jadi satu. Bagaimana orang yan karena  berbeda keyakinan bisa menghukum dengan membunuh secata kejam.


"Kamu, Toni ? asik kepnakan    Nur laelly? " Tanya seorang dokter membuyarkan lamunanya. Toni melihat dua tang dokter sedang berbicara dengan Lelly. Salah saru dari mereka bahkan  menjulurkan kepala ke telinga Lelly. Toni tidak bisa mendengar apa yang meraka bisikan. Sementara seorang "dokter"  berdiri dihadapanya. Bagaimana dokter ini bisa tahu namaku, pikirnya.
" Kamu boleh beristirahat dulu. Biar Ibu Lelly kita urus, katanya lagi, kami tahu Bu lelly tidak punya saudara. Disini sebatang kara. Kedua otang tuanya entah dimana ."
Tony merasakan capai yang luar biasa. Ia sudah dua malam menemanu Lely di Rumah sakit.  Ia melihat dokter itu berbicata dengan halus. Perawakanya  sedang, wajahnya bersih.
"Silakan , kamu sujud dulu.  Musholla  disebelah sana "katanya sambil menunjukan arah.
Bagai disuruh sang majikan  Toni berjalan gontai menuju ke Musholla rumah sakit. Dia saempat melirik Lelly yang seperti tertidur.


Di Musholala Toni mendirikan shalat kemudian berdoa untuk keselamatan adikya, Lelly. Pikiranya menghubungkan peristiwa yang menimpa adiknya. Tentu bukan kebetulan. Tangan Tuhan telah bermain disini. Mita meninggal secata mengenaskan karena kecelakaan. Bus PO Niagaea yang seharusnya membawa Lelly kembali ke Cikeusik mengalami kecelakaan. Sungguh beruntung Lelly tidak pergi kesekolah dengan Mita dan membatalkan pulang kampung. 
Menunggu oprasi , Toni sesekali melihat adiknya terbaring  tak berdaya. Pantas saja dia sering mengeluh pusing tak tertahankan. Dua benjolan di otaknya bisa jadi penyebab sakit Lelly. Semoga dokter dokter itu berhasil melakukan operasi, harapnnya.
Toni selesai sujud Shallat dan bergegas ke ruangan dimana Lelly dirawat. Dia merasa tak enak, sungkan, menbiarkan Lelly sendirian. Walau mungkin dokter dokter yang baik hati itu masih mengecek keadaan Lelly. Di sudut menuju kamar Lelly, dia melihat tiga dokter yang tadi memeriksa Lelly  keluar dari ruangan. Dia heran kenapa  mereka tahu namanya. Toni sempat berpapasan dengan dokter dokter itu. Tak ada pembicaraan diantara mereka bahkan juga tdak menyapa Toni. Mereka hanya tersenyum tipis dan melangkash meninggalkan Toni.


Toni membuka ruangan Lelly. Dia melihat Lelly tidur. dengan hati hati, takut membangunkan Leely. dia mendekat. Mengamati Lelly tidur manis dengan bibir tersungging senyum.  Namun ... Toni tak melihat dada Lelly yang naik turun. Oh jangan..... jangan. Toni secepat rifleks sudah berdiri disamping Lelly. Tangannya dengan cepat menempel di dahi Lelly,sedikit hangat. Ke cuping hidung . Ngaak ada  proses pernafasan yang keluar. Dia pegang pergelangan tangan dan mencoba merasakan denyut nadi adik keponakanya . Oh Tuhan .... 
"Adik jangan pergi  ....... jangan perg...... tidaaak ! ". Toni berteriak terisak isak





Rabu, 23 Maret 2011

MIRACLE BOCAH KALAP

Menurut definisinya Miracle ialah  any amazing or wonderful occurrence
Jadi miracle  adalah suatu kejadian luae biasa atau indah
"Mama , adalah suatu dosa kalau mama tidak memperkenankan ananda segera menikahi teman dekat ananda"
Begitulah surat dari seorang putera kepada mamanya, sebelumnya sianak, Toni, sang dokter muda bercerita banyak tentang " teman dekatnya " . Siti  Komariah, begitu nama gadis itu adalah seorang  Sarjana Ekonomi fresh graduate  , bekerja  di sebuah perusahaaan asuransi.
Acara penikahan digelar tanpa pesta layaknya acara pernikahan zaman sekarang.
Toni memang melarang mamanya untuk menggelar  pesta pernikahan.
" Cukup ijab kabul, Ma, biar kami bisa membantu membahagiakan anak yatim piatu di panti asuhan itu ."
Ijab kabul  pun hanya dihadiri keluarga besar Toni dan Kokom,  nama panggilan pengantin putri .Jumlahnya tak lebih dari seratus .
Seusai  pesta kecil itu rombongan pengantin menuju sebuah rumah yatim piatu untuk membagi kebahagiaan dengan anak anak pewaris surga
Mamanya Toni hanya tersenyum menyaksikan kebahagian  anak dan menantunya. Tak terasa matannya merah menahan haru sekaligus bahagia serta bangga.
Tak ada yang menyangka Toni akan menjadi dokter dengan predikat kelulusan CUM LAUDE. Diusianya yang baru dua puluh empat ,dokter muda ini sudah berpenghasilan lebih dari cukup karena dia beketja di sebuah rumah sakit International di Jakarta,sementara sore hari nya  Toni membuka praktyk di tiga tempat yang berbeda.

Mamanya Tony tentu ingat betul kejadian itu.

Toni dimasa kanak kanaknya adalah seorang anak dengan kenakalan yang komplet.Mamanya   putus asa merasakan kenakalan anaknya. Selain nakal Toni juga terbilang terbelakang dalam prestasi sekolah, Mamanya  makfum kalau ada panggian dari guru  kelasnya Toni.
"Ibu, Toni, putera ibu berkelahi. Toni melempar temanya dengan sepatunya." Pak Guru melanjutkan " Untungnya tidak mengenai temannya. namun,sambungnya, lemparanya mengenai  kaca tempat menyimpan alat lat peraga "
Begitu awalnya  pak guru  bertutur kemudian meminta Mamanya Toni untuk bertanggung jawab atas rusaknya lemari sera beberapa alata peraga.
Selang seminggu kemudian ada panggilan yang menceritakan Toni mengamuk di dalam kelas karena temanya mengolok oloknya. Hasilnya buku  beberapa teman Toni disobek sobek.
Mamanya Toni tak putus asa berdoa agar Toni  diberi limpahan kasih sayang serta kesabaran dan lebih  betanggung jawab.
Sampai suatu sore. tetangganya berteriak teriak " Mamanya Toni , Mamanya Toni. ini Toni ditabtak Honda. Dia mengejar layangan putus tanpa melihat ada kendaraan didepannya ."
Mamanya Toni putus jantung saat itu.Namun naluri keibuanya mengatakan lain. Ia harus melihat keadaan Toni. 
Dihadapannya ,Toni berlumuran darah dengan mata  tertutup. Mamanya Toni segera meminta tolong agar anaknya  dibawa ke rumah sakit.

Dokter itu pun akhirnya berkata lirih " Anak ibu ada gumpalan darah di otaknya. Kami akan berusaha mengeluarkan , pintanya , ibu berdoa saja demi keselamatan anak ibu "
Seribu kunang kunang bertebaran dikepala Mama Toni.

Hampir dua bulan Toni opname setelah dokter melakukan tindakan medis .Selama itu pula  Mamanya Toni menunggu dengan perasaan galau.
Dimalam hari dia dekap Toni dengan dekapan doa dan pengharapan . Tak lupa di duapertiga malam, mamanya Toni menggelar sajadah mendirikan Shalat Tahajud untuk kesembuhan Toni.

Keajaiban itupun datang berbarengan dengan diterimannya rapot Toni. Mamanya terbelalak melihat dihalaman bawah.  Terbaca Toni adalah rangking pertama  dari  empat puluh dua siswa kelas empat.

Di kelas kelas berikutnya Toni selalu menduduki rangki pertama.  Pernah  Toni mendapatkan piagam penghargaan karena juara  pertama lomba cerdas cermat tingkat kotomadaya.
Keajaiban kemudian susul menyusul pertanda bahwa Tuhan menyayangi Toni
Karena kemampuan akadamis Toni diarahkan mengikuri kelas accelerasi. Setamat SMP dia memasuki SMA Taruna Nusantara Magelang, sebuah lembaga  pendidikan semi militer yang mengendepankan kedidiplinan.
Mamanya Toni melamun mengenang masa kecil Toni yang tidak pernah merasakan kasih sayang seorang bapak semenjak usia dua tahun.

" Mama, ayo melamun lagi , goda Toni, Ayo  ini menantumu  yang cantik  mau foto bareng mama "
Mamanya Toni tersenyum.  Kokom mendekat menggadeng Mamanya Toni. 
"Habis ini  kita Dhuhur bersama di rumah baru kita ya ma " ajak Toni  " Kita sudah siapkan  untuk mama sebuah musola keluarga  di ruang tengah.."
" Ya, Ma, sambung Kokom , kita nanti bisa shalat berjamaah bersama "
Mamanya Toni tak kuasa menahan haru. Dia peluk Toni dan Kokom. Dia pandangi Toni dengan  penuh haru . 
Hari itu Tuhan menghadirkan kebahagian tak tertandingi ditengah keluarga Toni. 
Mamanya Toni  menangis tak percaya..








.
.

Kamis, 17 Maret 2011

SEPEDA BOCAH KALAP

Di tahun  tujuh puluhan, siapa yang berani dengan pengayuh kereta angin ?. Tak ada komunitas, malah bisa jadi kami tak mengenal istilah komunitas. Tapi, ikatan pertemanan, persahabatan dan persaudaraan diantara para penunggang kereta angin ini tak usahlah disangsikan lagi.

Selepas subuh, dari sebelah timur suatu kota. Mula mula muncul sebuah sepeda ontel tua dari mulut gang kemudian pada gang berikutnya muncul seorang dengan sepeda jengkinya diikuti dua orang, satu cewe satunya cowo. Tak sampai seratus meter kami menjadi sekelompok , mulanya kami   berendeng kebelakang  kaya rombongan bebek dengan jarak setengah roda. Semakin ramai kami bersisi sebelahan dengan empat bahkan kadang enam sepeda. Jalan yang nggak beguti lebar seolah menjadi sempit bagi kendaraan tau pengguna jalan  dari  barat.  Mereka lebih banyak mengalah  untuk tidak mencari penyakit . 
Terbukti kenekatan kami menjadi momok yang menakutkan . Jangan coba berururusan dengan kami. Kena senggol  mobil atau  sepeda kami bisa menuntut . Sugguh fatal bagi orang yang berurusan dengan kami.
Mau beradu mulut dengan selusin pengayuh sepeda . Itu pada detik pertama. Pada detik berikutnya bisa jadi kami adalah seratusan orang dengan nasib sama yang merasa dizolimi. Tak perlu aba aba untuk menngubah pagi ceria  menjadi terikan histeris.
Jadilah kami  si raja jalan dipagi menjelang terbit fajar. Tak ada yang berani pada kami. Kami bisa lepas ketawa maupun berbicara keras dan tak ada rahasia nampaknya
Memasuki kota kita berpisah dengan tujuan  masing masing. Tak ada yang berekreasi atau sekedar mengari angin.Semuanya sepakat bersepeda kekota menxari nafkah untuk keluarga.
Waktu pun lewat dan kamipun kangen unuk mengenang masa masa itu. Dan idea pun bersambut. Selanjutnya kami canangkan   saja  dengan bahasa keren CAR FREE DAY.
Cukuplah kami duduk disisi jalan sambil menikmati  berbagai aktrasi sera kreasi dari berbagai komunitas anak negri. Sementara sepeda  tua itu kami simpan  saja di rumah minimalis kami.
gambar dari : kusujud blogspot.com

Jumat, 11 Maret 2011

KOALISI BOCAH KALAP




Koalisi adalah persekutuan, gabungan atau aliansi beberapa unsur, di mandalam kerjasamanya, masing-masing memiliki kepentingan sendiri-sendiri. Aliansi seperti ini mungkin bersifat sementara atau berasas manfaat. Dalam pemerintahan dengan sistem parlementer, sebuah pemerintahan koalisi adalah sebuah pemerintahan yang tersusun dari koalisi beberapa partai. Dalam hubungan internasional, sebuah koalisi bisa berarti sebuah gabungan beberapa negara yang dibentuk untuk tujuan tertentu. Koalisi bisa juga merujuk pada sekelompok orang/warganegara yang bergabung karena tujuan yang serupa. Koalisi dalam ekonomi merujuk pada sebuah gabungan dari perusahaan satu dengan lainnya yang menciptakan hubungan saling menguntungkan.

Nah apa yang terjadi kalau  pemeritintahan  sistem presidential  yang pengangkatan para menteri, sebagai pembantu presiden,  berdasarkan profesionalisme atau keahlian. Dan bukannya berubah menjadi bagi bagi kapling. Si kelompok ini dapat 2 kapling , kelompok lainya dapat 3 kapling.

Pada perjalannnya di parlemen ada sedikit ketidakharmonisan karena  tentu ada persepsi yang berbeda tentang satu hal. Bisa dipastikan  perbedaan itu  akan  terjadi berulang dimasa yang akan datang.

Tentu kemudian, tak beralasan kalau wacana reshuffle kabinet didasarkan adanya beda pendapat di parlemen. Ini menurut saya, harusnya reshuffle  kabinet didasatkan pada  track record menteri yang bersangkutan.
Lho kalau menterinya raportnya merah, ya ganti saja. 
Memang ..... gitu aja kok repot
sumber gambar:  http://dykapede.wordpress.com/

REPUBLIK BINTANG LIMA BOCAH KALAP



...................................................................

Orang bilang tanah kita tanah surga

Tongkat kayu dan batu jadi tanaman


Orang bilang tanah kita tanah surga


Tongkat kayu dan batu jadi tanaman



Sepenggal bait lagu jadul diatas serasa pas menggambarkan betapa negeri ini negeri yang belimpah dalam segalanya.Negeri dengan fasilitas bintang lima. Juga tak berlebihan  seperti dalam syair tadi adalah negeri layaknya surga.

Fasilitas apa yang tak dipunyai negeri ini : Syarat negeri berbintang lima kita miliki: Kemerdekaan,Jiwa serta semangat persatuan, Wilayah luas di garis Khatulitiwa, kekayaan Alam,penduduk yang besar, Mental yang kuat, Kebudayaan yang beraneka ragam dll. 

Nah tentang kekayaaan alam Indonesia. Tentu kita menjadi paham kenapa orang orang Eropa dahulu rame rame berdatangan ke Negeri ini. Dengan hasil pertanian, pekebunan maupun pertambangan yang 
luar biasa  membuat bangsa lain iri dengan negeri ini.

Menurut BPS produk padi Indonesia adalah  65,15 juta ton gabah kering giling. terjadi peningkatan 1,17 persen, tapi kenapa masih ada rakyat yang sakit karena kurang gizi atau mati  kelaparan 

Indonesia juga tercatat sebagai anggauta OPEC ( Organization of Petrolium Exporting Countries )  yakni negara negara  produsen minyak dengan kapasitas produksi  tahuan 2010 adalah 947.000 barel per hari (bph), tapi oh....  kenapa untuk membeli  premium  motor bebek kita mesti mengantri  selama hampir dua jam .

Tentu ada yang salah. Oh Tidak,  jelas tidak .Hanya kekeliruan para manager  Republik Bintang Lima ini. 

Para manager inilah  yang harus membenahi carut marut keadaan.

Hendaknya jabatan maupun kedudukan yang mereka tempati dipandang sebagai amanah untuk melayani dan mensejahterakan rakyat dan bukan sebagai sapi perahan, alat memperkaya diri keluarga, segelintir orang maupun  kelompok tertentu.


Rabu, 09 Maret 2011

SEPAK BOLA BOCAH KALAP



Asyik lho nonton pertandingan SepakBola di Republik ini.Silahkan datang di stadion dan menemukan sensasi hebat. Pada level kampung sukur sukur di tingkat Liga Super atau Liga Primer..
Sekarang kita bisa melihat ada, meski masih relatip sedikit kaum hawa yang rela berdesakkan nonton pertandingan menguber si kulit bundar.

Bapak bapak yang sumpek karena masalah  pekerjaan atau nggak tahan dengan mantan pacar bisa mengendorkan sataf  dengan berteriak sekencangnya tanpa takut disangka  nggak waras.

Nona nona yang sumpek ditinggal selingkuh  sang pacar silakan mampir menonton pertandingan bola sambil berharap dapat pacar baru atau kalau sedikit nekar bisa berkenalan dengan pemain naturalisasi, foto bareng dilanjutkan dengan saing tukar nomor mobile phone.

Nah, kalau pas jagonya kalah dpersilakan berteriak " WASIT GOBLOK " atau " PELATIH DOGOL" tak perlu takut  dipelototi  bapak polisi. karena memang itu sudah menjadi koor yang tak perlu nunggu dirigent untuk ambil suara.

Nggak punya cukup uang, gampang . Jangan cepat menyerah .Cari di seputar stadion , biasanya di tribun timur pasti ada pasukan pembawa tangga. Nah cukup kasih rokok atau selembar sepuluh ribuan dan menonton bola akan  dapat berlangsung dengan sukses.

Ini yang penting. Silahkan bawa helm atau setidaknya topi karena kalau terjadi goal, penonton  dibagian atas bisa melayangkan segala benda. Masih untung kalau hanya kena timpuk botol bekas air mineral Nah kalo kena botol yang  air mineralnya sudah diganti dengan air seni. Bisa bisa pulang  hanya memakai baju kaos dalam ..





Merpati Bocah Kalap


Burung Merpati memang burung yang elok dengan bulunya yang berwarna coklat sedikit bercampur putih atau putih telor dan juga warna lainnya. Sendiri atau bersama sama kita tergoda untuk mendekat dan dibuat sedikit anyel  karena tingkahnya. Mendekat untuk mengambil makanan, jagung maupun sejumput beras, kemudian dia terbang  mengelak untuk kemudian kembali mengambil umpan kita. 

Tersebutlah di kampung yang temboknya saling berdempetan, seorang bapak yang memelihara sepasang merpati. Sejoli merpati itu sungguh jinak dan membuat semua tetangga asyik bermain ketika pagi datang maupun menjelang petang. Tak ketinggalan Ibu ibu juga dibuat senang karena sisa sisa nasi dapat  diberikan pada sejoli itu sambil ngobrol menunggu tukang sayur datang.

Entah karena makanannya sedikit berlimpah ditambah dengan kasih sayang dan perhatian sepenuh hati dari para tetangga, seioli merpati itu menemukan tempat yang pas untuk menyalurkan serta mengekspresikan cinta mereka. Tentu para tetangga tidak ada yang menduga sejoli merpati itu lepas cinta dan menghasilkan tak hanya tiga ekor merpati muda namun  tiba tiba kampung yang sudah sumpek itu menjadi penuh dengan merpati merpati.

Merpati yang elok itu kini jadi penyakit. Jelasnya merpati yang lebih dari dua puluh ekor kemudian memakan habis tak hanya sisa nasi para ibu  namun juga masuk kedalam rumah dan menyebarkan tai dan juga bulu bulu halus yang beserakkan .
Bapak bapak juga beralih menjadi jengkel pasalnya genting dan langit langit rumah mereka menjadi rusak karena ulah merpati merpati tsb.

Rapat di gardu kampung itu pun kemudian menyepakati untuk memberi peringatan kepada si empunnya agar mengurangi merpati peliharaannya sukur sukur menjual semuanya. 
Alih alih menerima tawaran dari para tetangga, Si bapak malah beradu mulut dengan menyalahkan tetangga yang katanya kurang pekerjaan dengan mengurusi hal yang sepele.
Sekali, dua kali utusan dikirim namun tetap tidak mendapatkan respon yang baik.

Bapak bapak, ibu ibu dan seluruh kampung kemudian menjadi sesal tak berkesudahan karena suatu siang  sebuah truk berhenti dimulut gang dan beberapa orang turun kemudian menuju ke rumah si empunya burung merpati dan menggotong almari , kursi , ranjang dan semua peralatan  rumah termasuk beberapa ekor merpati dan sangkar sangkarnya . Dalam sekejap rumah itu kemudian menjadi kosong.

Selidik punya selidik si empunya  merpati itu memutuskan untuk pindah ke  kampung lain.

Malam sebelumnya, masih digardu kampung itu digagaslah rencana sedikit gila yakni dengan mencuri beberapa ekor merpati, menyembelih dan  menyebarkan semua bulu merpati tsb dihampir semua  pojok rumah siempunya.

Hasilnya sungguh diluar dugaan  semua orang yang telibat dalam  kospirasi tsb .
Kini mereka hanya menjumpai sebuah rumah tertutup rapat dan tulisan  menempel dijendela
RUMAH INI DIJUAL


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger